Seorang tokoh besar yang dikenal sebagai “the father of modern chemistry”.
Jabir Ibn Hayyan (keturunan Arab, walaupun sebagian orang menyebutnya
keturunan Persia), merupakan seorang muslim yang ahli dibidang kimia,
farmasi, fisika, filosofi dan astronomi.
Jabir Ibn Hayyan (yang
hidup di abad ke-7) telah mampu mengubah persepsi tentang berbagai
kejadian alam yang pada saat itu dianggap sebagai sesuatu yang tidak
dapat diprediksi, menjadi suatu ilmu sains yang dapat dimengerti dan
dipelajari oleh manusia.
Penemuan-penemuannya di bidang kimia
telah menjadi landasan dasar untuk berkembangnya ilmu kimia dan tehnik
kimia modern saat ini.
Jabir Ibn Hayyan mampu mengaplikasikan pengetahuannya di bidang kimia kedalam proses pembuatan besi dan logam lainnya, serta pencegahan karat. Dia jugalah yang pertama mengaplikasikan penggunaan mangan dioksida pada pembuatan gelas kaca.
Jabir Ibn Hayyan juga pertama kali mencatat tentang pemanasan wine akan menimbulkan gas yang mudah terbakar. Hal inilah yang kemudian memberikan jalan bagi Al-Razi untuk menemukan etanol.






